Puisi Senja
Sumber gambar:https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5637658/mengenal-fenomena-aram-senja-dan-fajar-di-langit/amp
Senja diujung Hari
Karya: Rahmad Romadlon
Senja tampak mempesona
Seperti harapan yang didekap jiwa
Jingga yang mengalungi wujud Nya
Bak janji yang terijabah indah
Entah takdir, entah nasip semata
Alurnya merambati sekujur jiwa
Semburat jingga merona di wajah tanpa rupa
Aku yang menikmati dengan telanjang mata
Menabur kagum pada setiap kedipnya
Maha besar Allah dengan segala yang dicipta
Indah tersaji dipenghujung harinya
Ketika proses mulai menjadi angka
Dan senja pergi meninggalkan mentari
Tak satupun terlihat terang
Begitupula di kejauhan
Keheningan terbias dan menunggumu
Tertanggal satu usia dibalik tenggelamnya
Maut semakin dekat mendekap raga
Tak ada yang istimewa ingin ku terima
Hanya berharap luapan dahsyatnya cinta kepada Nya
Seperti senja yang terukir
Terbias indah dengan pesona yang dipuji
Aku pun mendamba seindah gurat jingga Nya
Kembali dengan seuntai senyum husnul khotimah
Biar sejenak kunikmati wujud jingga
Yang tersapu mengusap wajah
Sebelum adzan memanggilku pulang kembali
Bersujud di sudut petang
Ku pandang Kau dalam senja
Yang tertancap indah di kalbu
Ku senggamakan sejenak rindu
Menikmati berkah yang membasuh peluh
Komentar
Posting Komentar