Postingan

"Ayah dan Ibu, Pilar Kehidupanku"

Gambar
Menjadi yang terbaik diantara yang terbaik dan melakukan aktifitas positif. "Ayah dan Ibu, Pilar Kehidupanku" *_Rahmad Romadlon_* Kau dengar, Ayah dan Ibu? Suara hatiku memanggil kalian Kalian adalah pilar kehidupanku Tiada kata yang bisa menggantikan Ayah, kau yang kuat dan tegar Tak kenal lelah dalam bekerja Meski tubuhmu telah renta Namun semangatmu tak pernah pudar Kau memberiku teladan yang sempurna Sifat jujur dan tangguh selalu kau tunjukkan Kala hatiku terpuruk dalam keterpurukan Kau selalu ada untuk menenangkan Ibu, kau pelita di dalam keluarga Menyelesaikan urusan dengan cinta Kau adalah sumber kasih sayang sejati Begitu banyak pelajaran berharga dari dirimu yang kudapatkan Kau tak hanya memberiku makanan Namun juga menumbuhkan nilai-nilai luhur Begitu banyak pengorbananmu untuk keluarga Itulah yang membuatmu begitu mulia dan agung Ayah dan Ibu, kalian pilar kehidupanku Dalam suka dan duka, kalian selalu hadir Kalian mengajarkan aku arti hidup sejati Dan...

"Nasib Seorang Jamet Bukan Hanya Mimpi: Jamet yang Berjuang untuk Mengubah Nasibnya"

Gambar
TIDAK SEMUANYA MENJADI ALASAN!  Yang Benar Adalah Bagaimana Kita Bisa Merubah yang TIDAK  mungkin Menjadi MUNGKIN!  JAMET BUKAN SEMABARANG JAMET!  Mengadu Nasib Dan Mewujudkan Masadepan!  Jamet adalah seorang pemuda yang hidup dalam keadaan sulit. Ia lahir dan besar di desa kecil yang jauh dari perkotaan. Keluarganya hidup dalam kemiskinan yang amat sangat dan terpaksa mengandalkan pekerjaan sampingan di ladang dan kebun untuk bertahan hidup. Sejak kecil, Jamet telah mengalami kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sekolah terdekat terletak beberapa kilometer jauhnya dan untuk sampai ke sana, ia harus berjalan kaki selama lebih dari satu jam setiap harinya. Belum lagi jika hujan turun, jalan berlumpur dan licin yang membuatnya mudah terpeleset dan jatuh. Namun, Jamet tidak pernah menyerah. Ia selalu bersemangat untuk belajar dan mendapatkan pengetahuan yang lebih luas. Karena itu, ia selalu rajin membaca buku-buku yang ada di ...

BAHANA DEMONTRASI

Bahana Karya: Rahmad Romadlon Siapa telah membeli lagi Rombongan-rombongan demonstrasi Guna menghadang cepat langkah Lembaga anti rasuah membedah Para terjangkit penyakit kronis korupsi Demonstrasi terbaca kurang gizi Sebab bukan adonan ideologi Kecuali ciprat makanan di jalan  Kemelaratan menyumpal lapar Apalagi demonstrasi pasar Gelap harga di atas trotoar-trotoar Makan tak mampu lumpuhkan nurani Kuat penggiat gelintir anti korupsi Hingga tampak aksi mainan pada asuhan para gagah ketakutan Menyeret-nyeret para awam keadaan Namun jangan harap mati keberanian Jika hanya ditikam ranting musiman Nurani tidak bisa diingkari Walaupun raga roboh tetap kuat berdiri Sampai kelak datang sebuah masa Deru gelombang reformasi kedua Atau degup hidup kembali bahana revolusi Bahana itu tidak kompromi Selalu bangun manakala sendi-sendi tiada berfungsi Di masa itu pula, demonstrasi mahal harga Maka tidak bisa ditawar-tawar. Baca Juga Disini!

KARL MARX dan Isinya

Gambar
Pada zamanya, Marx berpendapat bahwa masyarakat tidak beres karena manusia terasing  dari dirinya sendiri. Keterasingan itu berdasarkan hak milik pribadi atas alat-alat produksi. Hak  milik itu memungkinkan kelas-kelas atas dapat hidup dari penghisapan tenaga kerja kelas-kelas bawah. Struktur kekuasaan dibidang ekonomi itu dicerminkan dalam struktur kekuasaan di bidang  sosial politik dan ideologi. Karena itu, adalah kenyataan yang paling menentukan struktur  masyarakat dan perkembangan dalam sejarah adalah struktur kelas-kelas sosial dan hak milik  pribadi dan bukan sesuatu yang kebetulan, melainkan akibat keniscayaan usaha manusia untuk  mengamankan dan memperbaiki keadaan hidup. Dengan demikian pembebasan manusia dari  keterasingan, dari exploitation de i’homme par I’homme (Penghisapan oleh orang), hanya dapat  tercapai apabila hak milik pribadi dihapus. Keadaan tanpa hak milik pribadi itu yang disebut dengan sosialisme. Sebagaimana...

Loh Kamu Mahasiswa Sosiologi Tapi Tidak Tahu KARL MARX?

Gambar
Siapa sih Karl Marx??  gambar:Facebook.com          D ia adalah seorang filsuf, ekonom, dan sosiolog asal Jerman yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam teori sosiologi. Marx mengembangkan teori tentang masyarakat dan ekonomi yang dikenal sebagai Marxisme atau Materialisme Historis.          Menurut Marx, masyarakat terbagi menjadi dua kelas sosial utama, yaitu pemilik produksi atau borjuis dan pekerja atau proletar. Borjuis memiliki kendali atas sumber daya dan produksi, sedangkan proletar hanya memiliki tenaga kerja mereka. Marx berpendapat bahwa kelas borjuis akan selalu mengeksploitasi kelas proletar dalam sistem kapitalis yang terus berkembang.          Marx juga mengembangkan konsep surplus value, yang menyatakan bahwa borjuis memperoleh keuntungan dengan mengambil nilai tambah dari tenaga kerja proletar. Hal ini memunculkan konflik kelas yang memperkuat ketidakadilan dan ketimpan...

Potensi Apa Yang Bisa Kamu Kembangkan Sebagai Mahasiswa di MADURA?

Gambar
"Pentingnya Peran Mahasiswa Madura dalam Mempromosikan Budaya Lokal dan Pariwisata Daerah" gambar: facebook.com          P ulau Madura merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan pariwisata yang sangat menarik. Berbagai tradisi unik, seni tari, kesenian drama, serta kuliner khas menjadi daya tarik wisata yang menarik untuk dijelajahi. Namun, meskipun memiliki potensi yang besar, budaya lokal dan pariwisata di Madura masih belum terlalu dikenal di masyarakat luas.          Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa Madura untuk memainkan peran penting dalam mempromosikan dan memperkenalkan budaya lokal serta pariwisata daerah. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai pentingnya peran mahasiswa Madura dalam mempromosikan budaya lokal dan pariwisata daerah. Pertama , sebagai generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap budaya dan pariwisata daerah, mahasiswa Madura dapat menjadi duta wisata yang han...

CINTA SAJA BERMELODI, MASAK HIDUPMU NGGAK??

SEKILAS CINTA MELODI Rambut poni berpita lebah berwarna jingga karena tersentuh langit tembaga Dunia merona dengan warna warna sempurna Sempat kupanggil dan kau tersenyum tanpa kata  Cintaku tak sepadan membuatmu faham namun hari hari saling menyulami sepertinya kita saling melengkapi Takada alasan bahwa aku takpantas sehingga kau tak bebas memaknai kebersamaan Mari kita tuangkan rindu yang hampir jenuh dan mengurai cerita yang terbatah batah Sebab aku faham bahwa kini taklagi dunia kita  Hanya sebatas makna perjumpaan yang taksengaja Kemarin adalah kisah kita yang terbawa suasana harap kau anggap seikat kenangan dan tidak usah kau lepas hari ini karena bukan lagi episode kita Terimalah takdirmu yang nyata dan berusahalah untuk bahagia  Dia benang sulammu yang akan selalu menutup setiap celahmu  Ulurkan kainmu dengan cinta dan keterbukaan Jangan pernah kau berharap bahwa aku sebagai pelengkapmu